Genjot pembangunan, Wakil Walikota Metro Berikan Beberapa Arahan Terkait PAD

Metro — Di bawah komando Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Bambang-Rafieq. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berkomitmen memberikan pembangunan yang terbaik bagi masyarakat.

Salah satu upayanya adalah, pembenahan pada hulunya yaitu dengan mengakselerasi kinerja pendapatan asli daerah (PAD) demi memperkuat pembiayaan pembangunan pada hilirnya.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, ia mengevaluasi dan mengelaborasi agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan khususnya Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro, lebih maksimal dalam menjalankan fungsinya, Kamis (17/7/2025).

Rapat tersebut juga mengevaluasi capaian pendapatan daerah sepanjang semester pertama, Januari hingga 30 Juni 2025. Selain itu, Pemkot juga menggali berbagai kendala yang dihadapi OPD dalam mencapai target, sekaligus merumuskan langkah percepatan untuk semester kedua.

“Hari ini kita mengadakan rapat dengan seluruh OPD yang membidangi pendapatan daerah. Kita evaluasi capaian semester pertama sekaligus meminta saran dan masukan mengenai kendala yang muncul ketika target belum tercapai,” ujar Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafiq Adi Pradana.

Tujuannya, menurutnya ketika kita memasuki Juli atau semester kedua, bisa memacu lagi capaian pendapatan dan menginventarisasi permasalahan yang menjadi hambatan, sehingga mendukung pembangunan Kota Metro.

“Saya berharap, setelah kita melakukan evaluasi ini, ada peningkatan pendapatan daerah. Terutama bagi rekan-rekan OPD yang di semester pertama targetnya belum tercapai, semoga di semester kedua bisa tercapai. Termasuk juga ada beberapa pendapatan yang posisinya over target, nanti akan kita perbaiki lagi targetnya dalam perubahan APBD supaya semakin mendukung pembangunan di Kota Metro,” katanya.

Sejumlah OPD strategis hadir dalam rapat tersebut, antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Perhubungan, Rumah Sakit Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dispora dan Satpol PP, serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (KP3).

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro, Ade Erwinsyah, menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti hasil evaluasi dengan langkah konkret di lapangan.

“BPPRD tentu akan segera menyesuaikan strategi pemungutan pajak dan retribusi. Evaluasi ini penting agar setiap OPD bisa memetakan potensi dan hambatan di lapangan,” tutur Ade Erwinsyah.

“Kami berkomitmen mendukung peningkatan pendapatan daerah. Dengan strategi yang lebih tepat, kami optimistis capaian di semester kedua akan lebih baik, sehingga pembangunan di Kota Metro dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Langkah evaluasi sejak dini ini menjadi wujud keseriusan Pemkot Metro untuk memastikan setiap potensi pendapatan daerah tergarap maksimal. Dengan sinergi seluruh OPD, Pemkot menargetkan semester kedua 2025 menjadi momentum percepatan pembangunan di Bumi Sai Wawai. (Adv)

Related posts

Leave a Comment