Unila siapkan 15 Orasi Ilmiah untuk Rekor Pengukuhan Guru Besar Terbanyak

26 views

Cyberlampung.com BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-57, Universitas Lampung (Unila) siap mencatat rekor pengukuhan guru besar terbanyak dalam satu prosesi. Sebanyak 15 guru besar akan dikukuhkan pada 22 September 2021, satu hari menjelang peringatan hari jadi Unila, 23 September 2021.

“Ada 15 guru besar yang dikukuhkan, mereka akan membacakan orasi ilmiahnya masing-masing dalam prosesi pada 22 September nanti di GSG Unila,” ujar Juru Bicara Rektor Unila, Drs. Kahfie Nazaruddin, Rabu, (1/9/2021).

Peningkatan jumlah guru besar Unila menjadi salah satu prioritas Rektor Unila, Prof. Karomani. Diawal kepemimpinannya, Karomani menunjuk tim Percepatan Guru Besar Unila, meningkatkan dana riset, serta mencanangkan program professorship untuk meningakatkan kemampuan para dosen di bidang publikasi internasional.

Pada Februari 2021, tercatat guru besar Unila sebanyak 73 orang, dengan penambahan 15 guru besar nanti, maka jumlah guru besar Unila mencapai 88 orang.

Ketua Tim Percepatan Guru Besar Unila Prof. Mustofa Usman, Ph.D., menjelaskan, dengan dibentuknya Tim Percepatan Guru Besar Unila, jumlah guru besar terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Menurut Mustofa, tim melakukan beberapa tahapan mulai dari pendataan
dosen dilihat dari usia, kepangkatan, publikasi di jurnal ilmiah internasional, dan mengejar kekurangan kum untuk meraih jenjang guru besar.

Berdasarkan data-data tersebut, tim membuat klasterisasi sehingga terbentuk empat klaster bagi sekitar 400 dosen bergelar doktor.

Selain membuat klasterisasi, tugas utama tim adalah memberi pendampingan kepada para dosen yang akan mencapai jabatan guru besar.

Kemudian memberikan penjelasan tentang sistem penilain PAK Dikti, bobot penilaian jurnal baik level nasional maupun internasional.

Selanjutnya memberikan bimbingan cara memilih jurnal yang baik, trik-trik dalam penulisan karya ilmiah, cara-cara penulisan untuk menghindari similarity yang tinggi dan plagiarism.

Tim juga mengadakan pelatihan cara analisis data statistik, memberikan pendampingan penulisan karya ilmiah berkualitas bagi mereka yang telah melalukan riset dan memiliki data.

“Berdasarkan data klasterisasi dosen bergelar doktor, diharapkan tahun ini, Unila dapat menghasilkan 40 orang guru besar baru,” ujar Mustofa. (Advertorial)

Berikut 15 Judul Orasi Ilmiah yang Akan Dibacakan pada Pengukuhan Guru Besar 22 September 2021 :

1. Prof. Yuliansyah, S.E., M.S.A, Ph.D., Akt., CA., dengan orasi ilmiah berjudul “Sistem Pengukuran Kinerja Strategik Perguruan Tinggi dengan Konsep Malcolm Baldrige”.

2. Prof. Dr. Nurdiono S.E., M.M., Akt., CA., C.P.A berjudul “Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Sebuah Kesenjangan Harapan”.

3. Prof. Dr. Drs. Hartoyo, M.Si., berjudul “Strategi Mengelola Harmoni Sosial dalam Kehidupan Masyarakat Lokal Multikultural di Pedesaan Lampung”.

4. Dr. Undang Rosidin, M.Pd., berjudul “Penilaian Autentik untuk Memetakan Kompetensi Hardskills dan Softskills Peserta Didik”.

5. Dr. Mahrinasari M.S., S.E., M.Sc., dengan judul “Keunggulan Bersaing Industri Kreatif Indonesia: Suatu Tantangan dan Harapan dalam Menghadapi Pandemi Covid 19”.

6. Prof. Ir. Christine Wulandari, M.P., Ph.D., berjudul “Social Learning sebagai Strategi Implementasi “New Era Perhutanan Sosial” Pasca Undang-Undang Cipta Kerja”.

7. Dr. Ir. Dwi Hapsoro, M.Sc., dengan judul “Embriogenesis Somatik untuk Perbanyakan dan Produksi Benih Tanaman Unggul”.

8. Dr. Toto Gunarto, S.E., M.Si., dengan judul “Intensitas Energi Sektor Industri di Indonesia”.

9. Dr. Drs. Sugiyanto, M.T., berjudul “Peningkatan Kompetensi Profesional Berkelanjutan Dosen Vokasi Melalui Diklat”.

10. Prof. Mohammad Badaruddin, S.T., M.T., Ph.D., berjudul “Kriteria Desain Aman Baja Aisi 1018 Kondisi Tarik Dingin pada Suhu Tinggi”.

11. Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H., berjudul “Perlindungan Konsumen di indonesia dengan Mekanisme Asuransi Tanggung Jawab Produk (Product Liability Insurance)”.

12. Prof. Dr. Einde Evana, S.E., M.Si., Akt, dengan judul “Pengujian Teori Fraud Pentagon pada Sektor Manufaktur Di Indonesia”.

13. Prof. Dr. Joni Agustian, S.T., M.Sc., berjudul “Sakarifikasi Enzimatis Pati Tapioka dengan Glukoamilasi Amobil pada Penyangga Silika Mcf-(9.2t-3d)”.

14. Prof. Dr. Sunyono, M.Si., berjduul “Eksplorasi – Imajinasi pada Model Pembelajaran Simayang untuk Membelajarkan Kimia di Sekolah”.

15. Prof. Dr. La Zakaria, S. Si., M.Sc., berjudul “Peluang Menghilirkan Matematika Melalui Riset Matematika: Studi Kasus Matematika Komputasi pada Desain Motif Batik Fraktal dan Kriptografi Citra”.

Leave a Comment

Your email address will not be published.