Melanggar Netralitas di Pilkada, ASN Metro Akan Ditindak Tegas

17 views

Cyberlampung.com METRO – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus hati-hati berbuat di dunia nyata atau maya menjelang Pilkada. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang terbukti terlibat dalam kegiatan politik mendukung salah satu calon kepada daerah.

“Jika ada ASN yang terbukti ikut berpartisipasi, memposting di media sosial, atau turut serta berkampanye, maka akan diberikan sanksi tegas,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Metro Misnan pada rapat koordinasi bulanan jajaran pemkot setempat, Senin (14/9/2020).

Rakor dipimpin Wali  Kota Metro Achmad Pairin dan Wakil Wali Kota Djohan, juga dihadiri Ketua KPU Kota Metro  Nurris Septa Pratama, di OR Pemkot Metro. Misnan menegaskan agar ASN menjaga netralitas dalam seluruh pelaksanaan tahapan pilkda.

“Jaga marwah birokrasi bersih dan bermutu. Kita sebagai apartur negara harus netral di setiap momen pilkada,” pintanya.

Senada disampikan Asisten I Pemkot Metro Ridwan. Dia meminta, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menyosialisasikan aturan netralisat tersebut kepada seluruh ASN di lingkup kerja masing-masing.

“Khususnya Kantor Kesbangpol harus mengimbau dan menginformasikan kepada ASN, agar menjaga netralitas. Tidak berpihak kepada salah satu paslon dalam pilkada,” kata Ridwan.

Sementara Ketua KPU Kota Metro Nurris Septa Pratama mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi protokol kesehatan selama tahapan pilkada.

“Proses pemungutan suara pilkada tetap mengutamakan protokol kesehatan. Jumlah pemilih di tiap TPS juga kita batasi. Maksimal 500 pemilih di tiap TPS,” kata Nurris. Kedatangan pemilih ke TPS juga akan diatur, agar tidak terjadi kerumunan.

“Pemilih dan petugas diwajibkan menggunakan masker. Kita juga akan  menyediakan masker, sarung tangan plastik, serta tempat cuci tangan, cek suhu badan, dan handsanitizer di TPS,” ungkapnya.

Jarak antar bilik suara juga diatur sesuai standar protokol kesehatan. Lokasi TPS harus luas dan berada di luar ruangan. Setiap tiga jam sekali, TPS akan disemprot desinfektan. Kemudian tinta tetes akan diberikan secara langsung, agar tidak terjadi kontak antar pemilih. (Red)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.