SPBU 24.341.70 : Utamakan  Pengecoran Menggunakan Kendaraan dan Derigen

459 views

Cyberlampung.com TUBA – Praktek penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam skala besar (pengecoran) masih saja terjadi. Kali ini dilakukan oleh SPBU 24.341.70 yang terletak di jalan Lintas Timur Kibang Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang.

Dari pantauan beberapa awak media, di duga SPBU tersebut menjual BBM bersubsidi kepada pembeli dengan sistem cor dengan menggunakan Derijen kisaran 30 atau 35 Liter pada setiap harinya seperti yang terjadi kali ini pukul 20.45 wib,Rabu (09/09/2020).

Diketahui, Baik pengendara mobil maupun motor yang melintas dan hendak mengisi BBM di SPBU ini untuk keperluan pribadi selalu dibatasi, untuk kendaraan roda empat dibatasi sebesar Rp. 150.000,- dan untuk kendaraan roda dua dibatasi sebesar Rp. 75.000,- per pengendara itupun kalau belum habis oleh para pengecor. sementara bagi para pengecor bebas membeli menggunakan derigen ataupun mobil.

Akibat dari praktek pengecoran ini, salah seorang masyarakat Menggala yang meminta namanya tidak disebutkan, mengeluhkan praktek pengecoran di SPBU Kibang  meresahkan dan merugikan konsumen karena banyak masyarakat tidak kebagian BBM bersubsidi. Sebab SPBU ini lebih mengutamakan pengecoran baik yang menggunakan motor bertangki dan mobil yang melangsir bahkan ada yang menggunakan Derigen, “ujarnya.

Lebih lanjut Dia menyampaikan pada awak media, “berharap kepada pihak penegak hukum khususnya pada Kapolda Lampung untuk dapat menindak oknum dan pernertiban terhadap praktek pengecoran di SPBU tersebut, “harapnya.

Sejatinya pihak SPBU dalam  kegiatan pengelolaan penjulan BBM harus berpedoman dan merujuk pada UU nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi  pasal 55 yang berbunyi ” Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah  dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,- (enam puluh miliar rupiah). ( Jaya/Tim )

Leave a Comment

Your email address will not be published.