Meminimalisir Penularan Corona Saat Ibadah Ramadhan, ABDY Kembali Bagi Masker ke Masyarakat

74 views

Cyberlampung.com METRO – Adanya himbauan dari Pemerintah daerah Kota Metro agar di bulan suci Ramadhan melaksanakan shalat tarawih di rumah dan selalu memakai masker dengan maksud mencegah penyebaran Covid-19.

Terkait hal tersebut, salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Kota Metro, Ampian Bustami kembali membagikan Ratusan masker ke beberapa warga Kota Metro, Jumat (1/05/2020).

Ampian Bustami yang juga bakal calon walikota Metro 2020 berpasangan dengan Rudy Santoso mengatakan, pembagian masker kepada warga dimaksudkan agar mereka bisa terhindar penularan dari Covid -19 yang sekarang masih mewabah.

“Di bulan suci ramadhan ini, kami ABDY (Ampian Rudy), melihat situasi dampak Covid-19 semakin meluas, apalagi Bandar Lampung sudah masuk Zona merah, sesuai himbauan Pemerintah agar kita selalu memakai masker, maka kami kembali membagikan masker ke masyarakat Kota Metro, sehingga kemanapun kita pergi harus selalu memakai masker, paling tidak bisa meminimalisir penyebarannya. Semoga masker ini bisa bermanfaat dan wabah Covid-19 ini segera berakhir,” ujar Ampian Bustami.

Sementara, Sumanto salah satu warga Banjarsari Metro Utara Kota Metro, mengungkapkan rasa terima kasih dan bersyukurnya atas kepedulian ABDY membagikan masker langsung ke masyarakat.

“Saya berterima kasih pada pak Ampian, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian ABDY kepada saya dan keluarga serta masyarakat Metro, apalagi di bulan suci ramadhan ini infonya puncak dari penyebaran pandemi Covid-19, masker saat ini sangat diperlukan. Disituasi yang serba sulit karena wabah corona, jangankan untuk beli masker untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari aja saya kesulitan. Tentunya dengan diberikan masker ini, kami sangat terbantu sekali. Semoga wabah penyakit ini cepat berakhir dan Ampian Rudy diberkahi Allah SWT serta kedepan bisa terpilih menjadi walikota dan wakil walikota Metro,” pungkas Sumanto. (Rilis)

Leave a Comment

Your email address will not be published.