Kakek Taniran Ditemukan Tewas di Pematang sawah, Ini Penyebabnya

233 views

Cyberlampung.com PRINGSEWU – Kabar duka menyelimuti Aniah (57) warga RT. 001 RW. 002 Pekon Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu.

Sebab, sosok jenazah bernama Taniran (87) yang ditemukan meninggal dunia di pematang  sawah Pekon Podomoro, pada sabtu siang (2/3) merupakan ayah kandungnya.

Namun ia dan keluarga telah mengikhlaskan kepergian ayahnya itu, keluarga korban meyakini ayahnya meninggal dunia karena mengidap penyakit menahun dan usai telah lanjut.

Terkait penemuan mayat Taniran, Kapolsek Pringsewu Kompol Eko Nugroho, S.IK mengatakan, bahwa penemuan itu berdasarkan laporan masyarakat hari ini, Sabtu (2/3/2019) pukul 13.30 Wib.

Berdasarkan laporan tersebut pihaknya mendatangi TKP yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah korban, dan dibantu warga setempat mengevakuasinya ke rumah duka, selanjutnya dilakukan proses pemeriksaan jenazah oleh Medis.

Hasil pemeriksaan Tim Medis, lanjut Kompol Eko Nugroho bahwa diduga kakek Taniran meninggal sekitar 3 – 4 jam sebelum diketemukan dan pada tubuh jenazah tidak ditemukan atau terlihat bekas kekerasan maupun penganiayaan.

“Dipastikan korban meninggal dunia karena sakit, itu juga dikuatkan keterangan keluarganya,” tegasnya.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan Aniah selaku anak korban bahwa tadi pagi sekitar pukul 08.00 Wib, kakek Taniran berpamitan hendak pergi ke sawah.

Namun sekitar pukul 12.00 Wib, ia merasa khawatir karena ayahnya tak kunjung kembali kerumah sehingga ia mengajak Ngatno dan Mustofa menyusulnya.

Lantas sekitar pukul 13.30 Wib, saksi Mustofa menemukan Taniran sudah tergeletak di dekat pematang sawah yang ada diareal persawahan di Pekon Podomoro Kecamatan Pringsewu dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang.

Atas peristiwa tersebut, anak kandung dan keluarga besar menerima peristiwa tersebut sebagai musibah mengingat korban yang memiliki riwayat penyakit menahun dan sudah berusia lanjut.

Keluarganya juga telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. “Saat ini jenazah kakek Taniran telah dikebumikan dipemakaman umum Pekon Podomoro,” pungkasnya. (Red)



Leave a Comment

Your email address will not be published.