Korem 043 Gatam Musnahkan Senpi Rakitan

181 views

Badar Lampung,14032018.

Cyberlampung-Komando Resort Militer  (Korem) 043 Garuda Hitam memusnahkan 193 pucuk senjata api (Senpi) rakitan yang diserahkan masyarakat kepada Kodim Jajaran Korem 043 Garuda Hitam . Selain itu, masyarakat juga menyerahkan Senpi rakitan dengan sukarela kepada Tim Intel Korem 043/Garuda Hitam. Pemusnahan tersebut dilakukan dengan  cara dipotong-potong menggunakan mesin gerindra besar.

Sebanyak 193 senpi rakitan tersebut, terdiri dari 27 pucuk senpi rakitan laras panjang dan 166 pucuk senpi rakitan laras pendek. Pada pemusnahan tersebut tidak ditemukan Senpi Organik dan Jumlah tersebut didapat selama tahun 2017 – 2018.pemusnahan itu sendiri digelar di halaman Makorem , dan disaksikan jajaran Kepemerintahan Provinsi Lampung.

Komandan Korem 043 Gatam, Kolonel  Inf.Hadi Basuki menjelaskan,Pada  2017, pihak Korem berhasil menyita  Senpi rakitan laras panjang  sebanyak 26 pucuk, dan untuk senpi rakitan laras pendek sejumlah 142 pucuk. Pada 2018 senpi rakitan laras panjang sejumlah satu pucuk dan senpi rakitan laras pendek sejumlah 24 pucuk.

Dikatakan Kolonel Inf Hadi Basuki, mayoritas kepemilikan senpi tersebut dari wilayah Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Metro dan Lampung Tengah.

“Kami saat ini masih dalam tahap penelusuran, dari beberapa wilayah lainnya seperti Lampung Barat itu hanya sebagian. Tapi memang yang dominan diserahkan kejajaran kita rata-rata dari Mesuji, Tulang Bawang, Metro dan Lampung Tengah,” jelasnya, Rabu 24 Maret 2018.

Selain Senpi rakitan lanjut, Hadi  Basuki, didapat pula amunisi aktif sebanyak 829 butir.

“Keseluruhan senpi rakitan ini tidak ada senjata organik, semuanya adalah senjata modifikasi atau rakitan. Mayoritas masyarakat biasa yang mempunyai senpi ini, ada yang pengangguran dan juga pedagang. Amunisi juga telah kita serahkan kepada jajaran kita yakni Peralatan Daerah Militer (Paldam) dan sudah kita leburkan,” kata Hadi.

Danrem menegaskan, pihaknya terus mempelajari dan menelusuri  secara intern darimana amunisi itu bisa didapat oleh masyarakat dan dipergunakan untuk apa.

“Di internal, kami melakukan cros cek jangan sampai amunisi itu dari TNI. kami terus melakukan pendataan, pertanggung jawaban pengguna amunisi. Kami juga melakukan koordinasi dengan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) siapa saja yang membeli amunisi sehingga tahu amunisi itu diapakan,” tegasnya.

Penyerahan senpi secara sukarela oleh masyarakat ,merupakan  bagian dari program komunikasi sosial  (Komsos)untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada gunanya memiliki senpi.

“Kami jajaran TNI siap mem-back up rekan-rekan dari Kepolisian. Dengan ini kami menyampaikan bahwa kami ada program komunikasi sosial kepada masyarakat,” ungkapnya.

Danrem menambahkan. Pihaknya akan bekerjasama dengan Kepolisian, Kejaksaan guna menelusuri dan mengetahui darimana sumber senjata itu berasal..

Pada kesempatan tersebut, Danrem Hadi Basuki memberikan Piagam penghargaan  kepada Serda Yuli Kusheri atas pengabdian dan dedikasinya yang telah berhasil memotifasi dan melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk menyerahkan senpi rakitan kepada Kodim 0410/KBL, Korem 043/Garuda Hitam secara sukarela.

Piagam Penghargaan juga diberikan oleh, Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya, yang disampaikan oleh Hadi Basuki kepada Subiyanto  putra dari Almarhum. Mayor (Purn) Imron atas jasanya yang telah menyerahkan satu pucuk senpi FN jenis Browning S Nomor Senjata KNIL 15299 dan 48 butir amunisi caliber 9 mm serta satu buah magazen atas kepemilikan Alm. Mayor (Purn) Imron yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelejen Korem 043/Garuda Hitam Dam II/Sriwijaya sekira tahun 1968. (Igun).

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.